WADUH...Lagu Barunya Dihujat, Via Vallen Ngamuk - IndoSumut Daily

Hot News

Sisihkan Donasi Terbaik Anda

Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Friday, April 5, 2019

WADUH...Lagu Barunya Dihujat, Via Vallen Ngamuk

Baca Juga

Sorot dangdut via vallen tampil
Sorot dangdut via vallen tampil
INDOSUMUTDAILY.ONLINEPedangdut cantik Via Vallen baru saja menorehkan prestasi karena lagu barunya yang berjudul Ketika sukses ditonton sebanyak dua juta kali di YouTube dalam kurun waktu dua hari setelah dirilis.

Namun meski begitu, lagu tersebut tetap saja mendapat kritikan pedas dari warganet yang menyebutnya sebagai lagu plagiat, padahal lagu tersebut diciptakan sendiri oleh Via Vallen.
Melalui unggahan Instagram story-nya pada Kamis, 4 April 2019, pedangdut kelahiran Surabaya itu meluapkan emosinya kepada para waragnet yang telah menghina lagunya. Via menyebut orang yang telah menghina lagunya adalah orang-orang dengan hati penuh kebencian.
Sekarang release lagu sendiri, diproduserin sendiri pun dihujat pula yang katanya plagiat ini lah, enakan ini lah itu lah (jadi bingung ini sing salah aku apa pikiran mereka yang hatinya sudah kotor karena penuh dengan kebencian ya???)” tulis Via.
Pelantun lagu Sayang itu pun meluapkan emosinya karena selalu disebut sebagai Ratu Cover. Padahal bagi Via, meng-cover lagu itu sudah lumrah terjadi.
Nyanyiin lagu orang dihujat dibilang RATU COVER ( padahal cover itu sah-sah saja, dan yang suka cover di Indonesia enggak cuma aku, tapi buanyakkkk)” tulis Via.
Lebih lanjut, Via juga mengatakan bahwa dirinya tidak memaksa semua orang untuk suka kepada karya-karyanya. Namun yang ia sayangkan adalah, kenapa masyarakat justru malah menghina dan menjelekkan karyanya, Via berharap masyarakat bisa lebih berkomentar dengan bijak. (vv)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Penarikan Hanya 30 Menit

https://www.weltrade.ru/?r1=ipartner&r2=6530
Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber