Polisi Pasang Jala di Sungai demi Cari Kepala Korban Mutilasi Blitar - IndoSumut Daily

Hot News

Sisihkan Donasi Terbaik Anda

Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Thursday, April 11, 2019

Polisi Pasang Jala di Sungai demi Cari Kepala Korban Mutilasi Blitar

Baca Juga

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera di Markas Polda Jatim, Surabaya, Kamis, 11 April 2019.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera di Markas Polda Jatim, Surabaya, Kamis, 11 April 2019.
INDOSUMUTDAILY.ONLINESepekan berlalu, kasus pembunuhan sadis yang jasad korban, Budi Hartanto (28 tahun), ditemukan tanpa kepala di dalam koper di bawah Jembatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu pekan lalu, masih misteri. 

Bagian kepala korban hingga kini belum ditemukan. Begitu pula dengan terduga pelaku, polisi belum berhasil meringkus.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, tim gabungan masih fokus mencari bagian kepala korban. Lokasi di sekitar tempat kejadian perkara ditemukannya koper berisi tubuh korban dilakukan kembali.
“Sekarang kita menyisir, melakukan pencarian bagian kepala korban dengan menggunakan teknologi masyarakat awam, yaitu dengan jala (jaring yang biasa dipakai menangkap ikan) di sungai (sekitar TKP penemuan mayat korban),” kata Barung di Markas Polda Jatim, Surabaya, Kamis, 11 April 2019.
Radius pencarian ditambah dari semula lima kilometer dari titik penemuan jasad korban diperluas lagi. Jala atau jaring dipasang dengan harapan bagian kepala korban tersangkut jika pelaku membuangnya di sungai. “Jadi, pencarian diulangi lagi di lokasi,” ujarnya.
Soal perburuan terduga pembunuh Budi Hartanto, Barung enggan menjelaskan rinci. Namun dia menjamin bahwa tim akan menangkap pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu. Penyidik kesulitan karena pelaku berpindah-pindah tempat. Selain itu, pelaku menghilangkan banyak bukti, diduga bertujuan untuk menghilangkan jejak.
“Sepeda motor korban di wilayah Kediri belum ketemu sampai sekarang. Semua bukti-bukti yang ada dihilangkan. Pakaiannya korban dihilangkan, saat ditemukan (jasad korban) kan tanpa pakaian. Kalau sidik (jari) lengkap sudah kita dapat,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah koper hitam berisi mayat tanpa kepala ditemukan warga di Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Rabu 3 April 2019. Hasil identifikasi diketahui bahwa korban bernama Budi Hartanto (28 tahun), warga Kota Kediri. Kendati tanpa kepala, keluarga sudah memakamkan jenazah itu. (vv)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Penarikan Hanya 30 Menit

https://www.weltrade.ru/?r1=ipartner&r2=6530
Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber