Habib Bahar: Tunggu Saya Keluar, Jokowi Akan Rasakan Pedasnya - IndoSumut Daily

Hot News

Sisihkan Donasi Terbaik Anda

Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Wednesday, March 13, 2019

Habib Bahar: Tunggu Saya Keluar, Jokowi Akan Rasakan Pedasnya

Baca Juga

Bahar bin Smith di PN Bandung
INDOSUMUTDAILY.ONLINETerdakwa kasus dugaan penganiayaan anak di bawah umur Bahar bin Smith menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan ketidakadilan hukum terhadap dirinya. Jokowi akan merasakan pedasnya.


Seperti dilansir RMOL Jabar, pernyataan bernada ancaman tersebut disampaikan pria yang sering disapa Habib Bahar itu usai menjalani sidang lanjutan kasusnya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang digelar di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis (14/3).

“Saya sampaikan kepada Jokowi, tunggu saya keluar. Ketidakadilan hukum, ketidakadilan hukum dari Jokowi, akan dia rasakan pedasnya,” tegas Bahar sambil berjalan keluar ruang sidang yang dikawal ketat oleh kepolisian.

Sidang lanjutan tersebut mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi atau nota keberatan yang diajukan penasehat hukum terdakwa, Bahar bin Smith).

Dalam tanggapannya, JPU meminta majelis hakim yang memimpin sidang untuk menolak semua nota keberatan yang disampaikan penasehat hukum terdakwa. JPU menilai permohonan penasehat hukum melalui eksepsinya tidak berdasar secara hukum.  


BACA JUGA:


“Oleh karena itu dalam perkara ini kami memohon kepada yang mulia hakim untuk menolak eksepsi dari penasehat hukum terdakwa," ujar JPU dalam persidangan.

JPU juga meminta majelis hakim untuk menetapkan surat dakwaan kasus penganiayaan anak di bawah umur  sebagai dasar untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap terdakwa, barang bukti dan saksi-saksi. 

"Tetap menerima surat dakwaan yang dibacakan pada kamis 28 Februari untuk dijadikan dasar pemeriksaan Bahar bin Smith," tutur JPU.

Usai pembacaan tanggapan JPU itu, Majelis Hakim yang diketuai Edison Muhammad menunda sidang selama satu minggu untuk memberikan keputusan sela.

"Majelis akan memutuskan sikap dalam bentuk putusan dan meminta waktu satu minggu untuk mempersiapkan putusannya," ujar Hakim Edison.(rml)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Penarikan Hanya 30 Menit

https://www.weltrade.ru/?r1=ipartner&r2=6530
Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber