Alahmak...Terlalu Lama Menggoreng, Penjual Pecel Lele Babak Belur Dipukuli Pelanggan Pakai Balok - IndoSumut Daily

Hot News

Sisihkan Donasi Terbaik Anda

Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Tuesday, March 19, 2019

Alahmak...Terlalu Lama Menggoreng, Penjual Pecel Lele Babak Belur Dipukuli Pelanggan Pakai Balok

Baca Juga

Alahmak, Terlalu Lama Menggoreng, Penjual Pecel Lele Babak Belur Dipukuli Pelanggan Pakai Balok

INDOSUMUTDAILY.ONLINEAchmad Zunaidi (49), tukang pecel lele dan roti bakar di Bekasi, babak belur dipukuli pelanggannya. Tak tanggung-tanggung, dia dipukul dengan balok. 
Untung adiknya datang melerai. Achmad mengalami luka di wajahnya.
Menurut Kasi Humas Polresta Bekasi Kompol Erna Ruswing, Selasa (19/3), peristiwa ini terjadi pada Minggu (17/3) pukul 02.30 WIB di Jalan Raya Jatimakmur, Pondok Gede.
"Telah terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh 2 orang tak dikenal terhadap korban," beber Erna.
Erna menuturkan awal mula pemukulan itu. Pada saat itu, korban sedang berdagang roti bakar dan pecel lele. Lalu datang dua orang pelaku memesan makanan pecel lele kepada korban.
BACA JUGA:

"Karena menunggu terlalu lama, pelaku marah-marah dan memukul korban sehingga korban berteriak memanggil saksi adik korban, Salahudin," jelas Erna seperti dikutip dari Kumparan.com.
Setelah Salahudin datang ke lokasi dan melerai, pelaku tetap memukuli korban menggunakan balok.
"Selanjutnya pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor. Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami luka-luka di bagian muka dan selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati oleh keluarganya," kata Erna.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan kemudian melakukan pemeriksaan saksi dan olah TKP. Dua orang yang memukul tukang pecel lele itu kini masih dicari polisi. (rsky)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Penarikan Hanya 30 Menit

https://www.weltrade.ru/?r1=ipartner&r2=6530
Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber