WADUH...Dua Warga Hilang Terseret Banjir di Limapuluh Kota - IndoSumut Daily

Hot News

Sisihkan Donasi Terbaik Anda

Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Sunday, February 3, 2019

WADUH...Dua Warga Hilang Terseret Banjir di Limapuluh Kota

Baca Juga

Tim SAR mencari korban banjir akibat luapan sungai Batang Mahek, Sumbar.
Tim SAR mencari korban banjir akibat luapan sungai Batang Mahek, Sumbar.
INDOSUMUTDAILY.ONLINEUsai dinyatakan hilang terseret banjir akibat luapan sungai Batang Mahek pada Minggu siang, 3 Februari 2019, dua warga di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, hingga kini masih belum berhasil ditemukan. Kedua warga tersebut diketahui bernama Riki dan Febi.



Sampai saat ini, tim SAR gabungan terus berupaya mencari kedua korban dengan menyusuri lokasi-lokasi hilangnya korban.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota menyebutkan sejumlah titik di kecamatan Pangkalan Koto Baru seperti di Jorong (kampung) Lokoak Godang, Banjar Ranah, Pasa Usang, dan Jorong Tigo Balai, terendam banjir dengan ketinggian mencapai satu meter. Selain itu, tingginya debit air juga menyebabkan satu unit jembatan di Nagari Maek tidak bisa digunakan lantaran bagian bibir jembatan tergerus air.
"Sebenarnya ada tiga warga yang hanyut pas kejadian. Mereka adalah Fikri, Riki (17) dan Febi (17). Korban atas nama Fikri berhasil ditemukan selamat. Sementara dua korban lainnya masih dalam pencarian," kata Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir, Senin, 4 Februari 2019.
BACA JUGA:

Menurut Joni Amir, selain melakukan pencarian terhadap dua korban dengan melibatkan sejumlah unsur terkait, pihaknya juga tengah melakukan pendataan total berapa rumah warga yang terdampak akibat banjir ini. Kecamatan Pangkalan Koto Baru, dikenal merupakan wilayah yang rawan banjir.
Terpisah, Koordinator Kantor Pencarian dan Pertolongan Robi menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet dan peralatan penunjang lainnya. Titik pencarian difokuskan dari titik dugaan korban hilang. Korban hilang terseret arus sungai batang Mahek.


"Kedua korban ini, awalnya hendak melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir kemarin. Namun, lantaran debit air tinggi, perahu yang mereka gunakan terbalik dan patah. Ketiga penumpang jatuh ke sungai. Satu selamat, dan dua korban lainnya hilang. Sejak kemarin hingga malam tadi sudah kami cari, namun belum ditemukan," tutur Robi. (vv)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Penarikan Hanya 30 Menit

https://www.weltrade.ru/?r1=ipartner&r2=6530
Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber