Prabowo Sebut Indonesia Darurat Korupsi, Jawaban Wiranto Mengejutkan... - IndoSumut Daily

Hot News

Sisihkan Donasi Terbaik Anda

Jika anda mendukung semua kegiatan sosial Yayasan Indometro,bisa membantu kami dengan menyisihkan sedikit rezeki anda ke BNI 2018071309 an Yayasan Indometro Indonesia

Wednesday, November 28, 2018

Prabowo Sebut Indonesia Darurat Korupsi, Jawaban Wiranto Mengejutkan...

Baca Juga

Disebut Prabowo Indonesia Darurat Korupsi, Jawaban Wiranto Mengejutkan...
 Foto : enko POlhukam Wiranto
JAKARTA,INDOSUMUTDAILY.ONLINEMenteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, menanggapi santai pernyataan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut permasalahan korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium 4.
Tidak hanya itu Wiranto juga tidak begitu memperdulikan pernyatan cawapres nomor 02 Sandiaga Uno yang menyebut penegakan hukum khususnya korupsi di Indonesia saat ini tajam ke bawah tumpul ke atas.
"Ya tanya Prabowo, tanya Pak Sandi," ujar Wiranto, di kantornya, Rabu (28/11/2018).
Menurut Wiranto apa yang disampaikan capres-cawapres nomor urut 02 itu wajar adanya.
Sebab, apa yang disampaikan oleh keduanya merupakan bagaian dari kampanye.
BACA JUGA :

"Enggak usah ditanggapi, namanya kampanye biarin aja," ujar Wiranto.
Diberitakan sebelumnya Prabowo mengatakan Indonesia sudah masuk darurat korupsi.
Pasalnya, dari pejabat negara, kalangan anggota Dewan, menteri hingga, hakim tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut saya sudah seperti kanker stadium empat," ujarnya.
Hal ini dia sampaikan saat menghadiri acara "The World in 2019 Gala Dinner" yang diselenggarakan majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura, Selasa (27/12/2018).
Sementara pernyataan Sandiaga yang menyebut hukum di Indonesia saat ini tajam ke bawah tumpul ke atas dalam rangka merespons operasi tangkap tangan (OTT) yang kembali dilakukan KPK di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel.
Sandi menilai, OTT yang digelar KPK ini sebagai bukti bahwa korupsi sangat mengkhawatirkan.
Menurutnya, kasus ini terjadi karena hukum yang tak konsisten dan tak adil.
Hal ini menyebabkan para penegak hukum melakukan korupsi.
"Tajam ke bawah tumpul ke atas. Itu yang mesti diselesaikan," jelasnya.(rsky)

No comments:

Post a Comment

Buka Akun Disini Yok !!!

Penarikan Hanya 30 Menit

https://www.weltrade.ru/?r1=ipartner&r2=6530
Redaksi | UU Pers | Kode Etik | Pedoman Media Cyber